Saat saya mengejar tujuan hidup saya yakni kekayaan, kedudukan, kesenangan di dunia, saya sedang melayani 'my mammon'
Karunia yg TUHAN percayakan, saya 'rampok' untuk memuaskan ego saya, melayani keserakahan saya dan kecintaan saya pada kesenangan diri, ...walaupun saya mengaku seorang pemelihara sabat yg disiplin, tegas & ketat, pembawa persembahan & perpuluhan yg 'sharp & super on time', 'pelayan' dan penda'wah yg tak kenal lelah, 'endorser' cinta kasih yg lantang, pejuang hak azasi manusia yg teguh, penjunjung tinggi nilai2 toleransi serta tak ketinggalan penderma yg tersohor
Kepada siapa umat manusia memberikan pelayanan hidup mereka? Mereka melayani mamon.
Kekayaan, kedudukan, kesenangan di dunia, adalah tujuan mereka.
Kekayaan diperoleh dengan merampok, bukan hanya dari manusia, tetapi dari Allah.
Manusia menggunakan karunia-karuniaNya untuk memuaskan keegoisan mereka.
Segala sesuatu yang dapat mereka peroleh dibuat untuk melayani keserakahan mereka dan kecintaan mereka pada kesenangan diri. {KOL 302.1}
To whom are the masses of mankind giving the service of their lives? They are serving mammon. Wealth, position, pleasure in the world, is their aim. Wealth is gained by robbery, not of man only, but of God. Men are using His gifts to gratify their selfishness. Everything they can grasp is made to minister to their greed and their love of selfish pleasure. {COL 302.1}
Comments
Post a Comment